Citroen C3 Aircross Masuk Indonesia, Jadi Lawan Toyota Rush Dkk

TEMPO.CO, Jakarta – Pasar SUV 7 seater akan semakin ramai dengan rencana diperkenalkannya Citroen C3 Aircross di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada 10 Agustus 2023. C3 Aircross ini akan mengisi segmen Low SUV dan bersaing dengan sejumlah model seperti Toyota Rush, Daihatsu Terios, Suzuki XL7, Mitsubishi Xpander Cross, hingga Hyundai Stargazer X yang juga akan dirilis di GIIAS 2023. 

Kami melihat langsung C3 Aircross di Pusat Desain Stellantis Citroen di Prancis pada 18 Juli lalu atas undangan dari Citroen Indonesia. Sayangnya, Citroen masih merahasikan spesifikasi C3 Aircross yang akan dipasarkan di Indonesia. “Kami akan umumkan spesifikasi detailnya di GIIAS 2023,” kata Tan Kim Piauw, Advisory Board Indomobil Group, yang menemani kami ke Prancis. 

CEO Citroen Thierry Koskas yang menemui wartawan dari Indonesia mengatakan bahwa C3 Aircross, juga dipasarkan di India, merupakan model kendaraan penumpang yang ditujukan untuk pasar Asia seperti Indonesia dan juga Amerika Latin. 

“Kami menyiapkan model yang memang didesain dan disesuaikan dengan pasar Asia seperti di Indonesia. salah satunya melalui C3 Aircross dengan kapasitas tujuh penumpang,” kata Koskas saat itu. 

Menurut Koskas, Indonesia memiliki potensi pasar yang besar bagi Citroen. “Kami memiliki tim khusus untuk mempelajari secara khusus tentang kebutuhan konsumen di Indonesia akan kendaraan yang ideal. Kami ingin terus berbisnis dengan baik di sana,” ujar dia. 

Meskipun spesifikasi C3 Aircross untuk pasar Indonesia belum dirilis, kemungkinan besar akan sama seperti dengan model yang dijual di India. 

Citroen C3 Aircross di Pusat Desain Citroen Stellantis, Velizy-Villacoublay, Prancis, 18 Juli 2023. TEMPO/Wawan Priyanto

Mengutip dari berbagai media lokal di India, C3 Aircross dibekali mesin bensin berkapasitas 1.2 liter turbo dengan transmisi manual 6-percepatan. Pilihan transmisi otomatis akan disediakan setelahnya. Mesin ini menghasilkan daya 110 hp dan torsi maksimum 190 Nm. Citroen mengklaim konsumsi bahan bakarnya mencapai 17,5 km per liter. Kompetitor di kelas ini semua menggunakan mesin berkapasitas 1.5 liter. 

Eksterior C3 Aircross memiliki panel hitam gloss di bagian depan, diapit oleh desain lampu depan terpisah khas Citroen dengan lampu LED Daytime Running Light (RDL) di sisinya. Kisi-kisi udara di facia depan terlihat dipisahkan garis tebal yang membujur dari sisi kiri ke kanan tepat di tengah grill. Di bawahnya, terdapat fog lamp yang lokasinya persis di bawah LED DRL. Bagian belakang mobil terlihat sangat mirip dengan C3 yang lebih kecil. SUV ini menggunakan velg 4-spoke dual-tone berukuran 17 inci. 

Baca Juga  Kukiz video viral link

Hal yang juga mencolok dari model ini adalah desain dua warna (two tone) antara body dengan bagian atap yang dibuat kontras. Lalu ada moulding hitam berukuran jumbo pada sisi kiri dan kanan pintu. 

Kepala Desain Citroen Pierre Leclercq menjelaskan tentang desain C3 Aircross di Pusat Desain Citroen Stellantis, Velizy-Villacoublay, Prancis, 18 Juli 2023. TEMPO/Wawan Priyanto

Kepala Desain Citroen, Pierre Leclercq, menyebut moulding jumbo tersebut selain untuk memberikan perlindungan pada pintu juga menambah kesan C3 Aircross semakin kental sebagai sebuah SUV. 

Model ini memiliki dimensi panjang 4.323 mm, lebar 1.796 mm, tinggi 1.669 mm, dan jarak sumbu roda 2.671 mm. Sedangkan ground clearance mencapai 200 mm. 

Dimensi ini sedikit di lebih pendek dibanding dibanding kompetitor seperti Mitsubishi Xpander Cross dengan panjang 4.595 mm, Toyota Rush (4.435 mm), Suzuki XL7 (4.450 mm), dan Honda BR-V (4.453 mm).

Di bagian interior, C3 Aircross hadir dengan tiga baris kursi. Baris terakhir bisa dilipat atau dilepas seluruhnya. Tata letak dasbor mirip dengan C3 yang sudah terlebih dahulu dipasarkan di Indonesia dan menampilkan sistem infotainment layar sentuh 10,2 inci di bagian tengah. C3 Aircross hadir dengan cluster instrumen digital. AC dengan blower dipasang di bagian atap.

Kursi Belakang Bisa Dilepas

Iklan

Insinyur Citroen tampaknya ingin mendesain C3 Aircross sebagai kendaraan multi-fungsi yang tidak hanya menjadi alat transportasi penumpang, tetapi juga barang. Karea alasan itulah insinyur Citroen menghadirkan C3 Aircross dengan konfigurasi tempat duduk modular 5+2. 

Kepala Produk dan Strategi Citroen, Laurence Hansen, mengatakan bahwa sebuah mobil dengan spesifikasi seperti C3 Aircross harus dapat difungsikan untuk berbagai keperluan sesuai kebutuhan pengguna. 

Baca Juga  Haji Faisal Ogah Fadly dan Rebecca Masih Pacaran? Mendadak Singgung Soal Masa Depan

Kursi baris ketiga Citroen C3 Aircross bisa dilipat dan dilepas untuk memaksimalkan ruang bagasi. Pusat Desain Citroen Stellantis, Velizy-Villacoublay, Prancis, 18 Juli 2023. TEMPO/Wawan Priyanto

Kursi baris ketiga, kata dia, bisa dilipat dan bahkan dilepas untuk memaksimalkan ruang bagasi. Caranya, dengan menarik tuas yang berada di bagian bawah kursi. Kursi yang bisa dilepas ini membuat ruang belakang lebih luas dibanding kompetitor yang umumnya kursi bagian belakangnya tidak bisa dilepas. Antara lantai dengan atap juga lebih tinggi dibanding kompetitor. 

Jika ingin mengangkut tujuh penumpang, kursi baris ketiga bisa dipasang kembali dengan mudah. 

Sedangkan kursi baris kedua dapat dilipat dan didorong hingga rapat dengan kursi baris pertama. “Konfigurasi semacam ini membuat kendaraan menjadi semakin fleksibel untuk digunakan. Bisa untuk sekaligus membawa barang-barang bawaan yang lebih banyak,” ujar dia. 

Ruang bagasi jumbo ini bisa dimanfaatkan pengguna dengan berbagai profesi untuk membuat barang-barang mereka. 

Fitur dan Harga

Meski belum bisa leluasa mengupas teknologi atau fitur pada model ini, tetapi sekilas belum bisa disandingkan dengan para rival. Misalnya saja fitur-fitur yang menjadi tren saat ini seperti pengisian daya nirkabel (wireless charger), kontrol iklim otomatis, pengaturan kursi elektrik, hingga sunroof/panoramic roof, belum tersedia di model ini.

 

Soal harga jual akan menjadi hal yang menarik. C3 Aircross masuk ke segmen gemuk yang selama ini dihuni model-model populer. Sekadar catatan, Xpander Cross dipasarkan dengan harga mulai Rp 316,75 juta (manual) dan Rp 342,65 juta (CVT). Rush mulai dari Rp 282,7 juta hingga Rp 306,1 juta. BR-V mulai dari Rp 288,8 juta hingga Rp 356 juta. Sedangkan XL7 ditawarkan mulai Rp 256,1 juta. 

Penetapan harga yang tepat bisa menjadi kunci Citroen C3 Aircross merebut pasar Low SUV 7 penumpang di Indonesia. Apalagi mobil ini menawarkan kenyamanan khas mobil Eropa. 

Pilihan Editor: Citroen Indonesia Targetkan 12 Dealer Beroperasi hingga Akhir 2023

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *