Webinar Ngobrol Bareng Legislator: Strategi SDM Menghadapi Bonus Demografi

JurnalPost.com, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online yakni Ngobrol Bareng Legislator dengan mengusung tema: “Strategi SDM Menghadapi Bonus Demografi”. Dalam seminar Ngobrol Bareng Legislator ini, terdapat empat narasumber yang berkompeten pada bidangnya, yaitu Bapak Dr. H. Jazuli Juwaini, MA. yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI. Narasumber kedua yakni Bapak Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc menjabat sebagai Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI serta mengundang Bapak Lucky Yudo Selaku Human Resource & General Affair PT. Kode Evolus. Selain itu, dalam acara ini juga turut mengundang bapak DR.Delly Maulana, MPA Selaku Dekan FISIP & Hukum Universitas Serang Raya. Seminar diselenggarakan pada hari Selasa, 19 Maret 2024 melalui platform zoom meeting.

Seminar Ngobrol Bareng Legislator ini merupakan inisiasi yang di dukung oleh Kementerian Kominfo terhadap Program Ngobrol Bareng Legislator yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, dengan memiliki beberapa tujuan, diantaranya yakni untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan bisnis, memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat, memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh Ditjen APTIKA, serta mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya. Seminar ini terdiri dari beberapa sesi, yaitu sesi pembukaan, pemaparan materi, sesi tanya jawab, dan sesi penutup.

Sesi pemaparan diawali oleh pengantar dari Bapak Dr. H. Jazuli Juwaini, MA. Beliau menyampaikan bahwa Dunia berkembang pesat akibat revolusi teknologo digital. Dunia seakan menjadi tanpa batas, makin dekat dan makin kecil, beliau juga mnambahkan bahwa saat ini dua berada dalam genggaman (gadget) dikarenakan informasi yang sangat cepat dan massif juga pengetahuan yang menjadi mudah diakses. Adanya perubahan besar-besaran yang mengubah tatanan system akibat revolusi teknologi  atau dengan nama lain disrupsi digital merubah cara kerja industry, merubah cara bekerja, belajat, dan berinteraksi sosial, mengubah gaya hidup, mengubah cara bertransaksi bisnis, bahkan mampu mengubah cara-cara birokrasi pemerintahan dalam menjalankan  tugas dan pelayanan. Dengan berbagai sisi positif yang didapat dari kemajuan digital banyak juga hal negative yang patut diwaspadai dari dampak digital yang cepat berkembang, seperti hoax, pornografi, penipuan, malas, kecanduan, anti sosial, bahkan radiasi teknologi. Bapak jazuli menambahkan bahwa transformasi digital perlu dilakukan secara massif sejak level pribadi untuk mengubah pola piker digital itu sendiri, untuk itu diperlukan empat keterampilan dasar yang harus dikuasai untuk menciptakan SDM bertalenta digital, yaitu : berpikir kritis, kreativitas dan inovasi, komunikasi, kolaborasi.

Baca Juga  Love Louder, Small Violence: Aksi Inspiratif FAI di Car Free Day Jakarta

Selanjutnya adalah sambutan oleh Bapak Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa, transformasi digital di Indonesia, yang kini menjadi nyata dan menjadi manifestasi dari tekad bangsa ini dalam mengadopsi dan mengintegrasikan teknologi digital dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam menghadapi dinamika ini, maka dibutuhkan kerjasama yang cepat dan sinergi menjadi kunci untuk tetap terwujudnya agenda transformasi digital di Indonesia. Media sosial tentunya menjadi bagian integral dari perkembangan teknologi digital, tidak hanya mempengaruhi tren dan gaya hidup, tetapi juga mencerminkan dinamika masyarakat modern yang semakin terkoneksi secara global. Bapak Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. mendorong kita semua untuk melihat media sosial sebagai alat yang dapat menghubungkan dan memperkaya interaksi sosial dan memanfaatkan potensi positifnya dalam membangun masyarakat. Dengan begitu, kita bisa bersinergi mewujudkan cita-cita masyarakat Indonesia dan menjadi pemimpin dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kesejahteraan bersama.

Selanjutnya yaitu Bapak Lucky Yudo. Dalam pemaparannya Bapak Lucky menjelaskan Sumber daya manusia adalah orang-orang yang memilikin potensi dan kemampuan untuk mencapai tujuan tertentu hal ini dapat berarti bahwa sumber daya manusia adalah semua orang yang dipekerjakan seperti pemilik usaha, karyawan, kepala departemen bahkan calon pekerja juga termasuk kedalam sumber daya manusia. Beliau juga menambahkan hal-hal yang harus disiapkan untuk para sumber daya manusia ini adalah, Pendidikan dan pengembangan keterampilan, pengalaman kerja dan magang, kemampuan komunikasi dan kolaborasi, membangun jaringan professional, perencanaan strategis SDM, pengembangan karywan dan pelatihan berkelanjutan, komitmen pada budaya organisasi yang inklusif, pengembangan usaha, juga jika memungkinkan melakukan open recruitment secara berkala.

Terakhir, pemaparan dari Bapak DR. Delly Maulana memaparkan jumlah penduduk usia produktif Indonesia merupakan yang terbesar di Asia Tenggara, dengan kondisi ini diharapkan adanya pembangunan yang berpusat pada manusia, pengendalian urbanisasi dan pengelolaan migrasi, pertumbuhan penduduk dan persebarannya yang seimbang, perlindungan social yang komprehensif dan berkelanjutan, terjaganya nilai-nilai keluarga dan hubungan yang erat antar generasi. Sebelum menutup paparannya Bapak Delly menyampaikan bahwa anak muda yang pintar adalah anak muda yang hisa memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan produktivitas dengan cara  : mencari peluang bisnis diera digital, terus update pengetahuan, meningkatkan kemampuan teknologi digital, juga jangan segan untuk mengikuti atau bergabung di komunitas dan forum.

Baca Juga  Meningkatkan Karakter Agamis Tim Kampus Mengajar Angkatan 7 SDN Pamujaan 01 Mengadakan Jamafest

Para narasumber sepakat bahwa untuk mencapai peluan Indonesia emas 2045 perlunya pembangunan ekonomi berkelanjutan pemerataan pembangunan-pembangunan manusia serta pengusaan ilmu dan teknologi, juga pemantapan tata kelola pemerintahan.

Setelah pemaparan materi oleh para narasumber dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, kemudian dilanjutkan kembali dengan closing statement dari narasumber dan diakhiri dengan penutup oleh MC.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *