Rekrutmen dan Seleksi: Proses Mendapatkan Karyawan yang Tepat

JurnalPost.com – Rekrutmen dan seleksi adalah proses yang dilakukan oleh perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang tepat untuk mengisi posisi yang kosong. Proses ini terdiri dari dua tahap, yaitu rekrutmen dan seleksi.

Rekrutmen adalah proses menarik dan memikat pelamar kerja untuk melamar pekerjaan di perusahaan. Proses ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti iklan, media sosial, atau rekomendasi dari karyawan. Seleksi adalah proses menilai pelamar kerja untuk menentukan apakah mereka memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan untuk mengisi posisi yang kosong. Proses ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti wawancara, tes, atau penilaian kinerja.

Tujuan Rekrutmen dan Seleksi
Tujuan rekrutmen dan seleksi adalah untuk mendapatkan karyawan yang tepat untuk mengisi posisi yang kosong. Karyawan yang tepat adalah karyawan yang memiliki kualifikasi yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan dengan baik dan sesuai dengan budaya perusahaan.

Manfaat Rekrutmen dan Seleksi yang Efektif
Karyawan yang tepat akan dapat melakukan pekerjaan dengan lebih baik dan efisien. Hal ini akan meningkatkan produktivitas perusahaan. Karyawan yang tepat akan dapat bekerja lebih lama di perusahaan. Hal ini akan mengurangi biaya rekrutmen dan seleksi karyawan baru. Karyawan yang tepat akan dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan. Hal ini akan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Proses Rekrutmen dan Seleksi

  1. Perencanaan

Langkah pertama adalah merencanakan proses rekrutmen dan seleksi. Perencanaan ini mencakup penentuan kebutuhan karyawan, pengembangan kriteria seleksi, dan anggaran rekrutmen dan seleksi.

  1. Penerbitan lowongan

Langkah kedua adalah menerbitkan lowongan pekerjaan. Lowongan pekerjaan dapat diterbitkan melalui berbagai media, seperti iklan, media sosial, atau website perusahaan.

  1. Penerimaan lamaran

Langkah ketiga adalah menerima lamaran dari pelamar. Proses penerimaan lamaran dapat dilakukan secara manual atau menggunakan sistem aplikasi rekrutmen.

  1. Proses seleksi

Langkah keempat adalah melakukan proses seleksi. Proses seleksi dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti wawancara, tes, atau penilaian kinerja.

  1. Pemberitahuan hasil seleksi

Langkah kelima adalah memberikan pemberitahuan hasil seleksi kepada pelamar. Pemberitahuan hasil seleksi dapat dilakukan secara tertulis atau melalui telepon.

Baca Juga  World Cup link video twitter

Tips Rekrutmen dan Seleksi yang Efektif

  1. Tentukan kebutuhan karyawan dengan jelas

Sebelum memulai proses rekrutmen, pastikan Anda telah menentukan kebutuhan karyawan dengan jelas. Hal ini akan membantu Anda untuk menentukan kriteria seleksi yang tepat.

  1. Kembangkan kriteria seleksi yang objektif

Kriteria seleksi harus objektif dan tidak diskriminatif. Kriteria seleksi juga harus relevan dengan posisi yang akan diisi.

  1. Gunakan berbagai metode seleksi

Gunakan berbagai metode seleksi untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang pelamar. Metode seleksi yang umum digunakan antara lain wawancara, tes, dan penilaian kinerja.

  1. Lakukan tindak lanjut

Lakukan tindak lanjut terhadap pelamar yang tidak lolos seleksi. Hal ini akan membantu Anda untuk meningkatkan reputasi perusahaan Anda. Dalam artikel ini, kita akan membahas proses rekrutmen dan seleksi karyawan yang dilakukan pada PT. Arta Boga Cemerlang. Dalam merekrut karyawan baru ada beberapa langkah yang dilakukan oleh PT. Arta Boga Cemerlang, biasanya proses perekrutan dan seleksi karyawan PT. Arta Boga Cemerlang dilakukan melalui sumber eksternal perusahaan, kebijakan ini membuat keseragaman metode dalam merekrut karyawan dan serentak yang ditetapkan oleh PT. Arta Boga Cemerlang untuk mendapatkan karyawan yang berkualitas dan mempunyai keahlian yang cukup di bidangnya.

Tahap Pertama: Proses Rekrutmen
Proses rekrutmen yang dilakukan oleh PT. Arta Boga Cemerlang untuk manajer atau jabatan tinggi lainnya dengan perekrutan eksternal yaitu melalui iklan di media cetak dan dinas tenaga kerja. PT. Arta Boga Cemerlang juga melakukan perekrutan yang bersumber perekrutan internal berupa penarikan tenaga kerja oleh pegawai-pegawai lama dimana sumber yang diberikan melalui penunjukkan pegawai-pegawai lama dimana perekrutan calon tenaga kerja juga berasal dari referensi-referensi tenaga kerja terdahulu. PT. Arta Boga Cemerlang selama melakukan proses rekrutmen menemukan kendala yaitu susahnya mencari orang yang tepat. Untuk evaluasi proses rekrutmen yang dilakukan oleh perusahaan dengan melakukan rekrutmen sesuai dengan kebutuhan bagian yang membutuhkan. PT. Arta Boga Cemerlang sudah ada rancangan program terlebih dahulu, sehingga kendala yang terjadi dibuat seminimal mungkin.

Baca Juga  Masyarakat Enggan Berwisata Dalam Negeri Dikarenakan Harga Tiket Yang Melonjak Tinggi

Tahap Kedua: Proses Seleksi
Seleksi yang dilakukan oleh PT. Arta Boga Cemerlang untuk manajer atau karyawan harian adalah dengan wawancara dan interview, dimana pelamar kerja tersebut akan ditanya tentang latar belakang kehidupan, pendidikan, kondisi kesehatan, dan pengalaman bekerja sebelumnya. Setelah wawancara, apabila dibutuhkan maka ada tes psikologi untuk tingkat manajer atau jabatan tinggi lainnya dan tes praktek untuk karyawan harian atau yang bukan jabatan tinggi seperti apabila ada pelamar kerja yang melamar di bagian administrasi maka ada tes praktek untuk mengoperasikan program komputer yang berhubungan dengan administrasi. Setelah tes tersebut, pelamar kerja melakukan pengisian formulir karyawan.

Formulir karyawan tersebut berisi tentang identitas pelamar kerja, pengalaman bekerja, pendidikan, kondisi kesehatan, kepribadian, dan data tentang keluarga pelamar kerja. Lalu apabila pelamar kerja tersebut sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan, maka akan dipanggil kembali dan dilakukan masa percobaan atau simulasi selama 3 bulan, dimana pelamar kerja tersebut akan dinilai apakah pelamar kerja tersebut dapat bekerja dengan baik atau tidak. Metode seleksi tenaga kerja yang diterapkan oleh perusahaan hanya sebatas pada penentukan kualifikasi minimum berupa tingkat pendidikan sesuai dengan posisi jabatan dan pengalaman bekerja dari pelamar kerja tersebut.

Tahap Ketiga: Penempatan
Terkait dengan penempatan yang dilakukan oleh PT. Arta Boga Cemerlang, yang menjadi pertimbangan dalam menempatkan karyawan adalah tentang pekerjaan yang akan dikerjakan oleh karyawan tersebut atau dicocokan dengan kemampuan dari karyawan tersebut. Selain itu di perusahaan juga terjadi penanaman nilai – nilai moral yang membuat karyawan tersebut secara tidak langsung belajar untuk menerapkan nilai – nilai tersebut seperti sikap disiplin dan bekerja memenuhi target yang diinginkan oleh perusahaan. Kemudian, kondisi lingkungan yang nyaman juga mendukung karyawan tersebutuntuk lebih konsentrasi dalam bekerja.

Oleh : Elsya Vidara Sirait, Sri Nova Tresia Sihotang, Namy Angelika Purba, Nabila Addiva, Hania Syakira, Dio Rabintar Cupema.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *