Pentingnya Etika Bermain Hp dan Media Sosial

JurnalPost.com – Telepon genggam atau yang biasa kita sebut hp sudah menjadi alat komunikasi yang sangat dibutuhkan di zaman sekarang ini. Hp sendiri sudah banyak jenis dan kegunaannya. Segala jenis informasi bisa kita dapatkan hanya melalui sebuah benda pipih yang biasa kita bawa kemana-mana. Ditambah dengan kemajuan teknologi dan internet yang semakin maju, membuat kita bisa dengan mudah mengakses apapun lewat hp tersebut. Akan tetapi, banyak sekali orang yang belum bisa menggunakan hp tersebut dengan baik dan benar.

Banyak dari mereka yang menggunakan hp untuk kepentingan yang tidak baik, seperti menyebar hoax, melakukan penipuan, menyebar sesuatu yang tidak pantas, dan banyak lagi lainnya. Hal-hal seperti itu, sudah sangat marak dilakukan saat ini hanya dengan melalui hp. Tidak hanya itu, adanya media sosial juga mempengaruhi kebiasaan masyarakat dalam menggunakan hp. Mereka menggunakan hp mereka yang terhubung dengan akun sosial medianya untuk mengetik komentar negatif yang mereka layangkan kepada orang lain. Tak jarang komentar-komentar tersebut malah membuat orang lain sakit hati dan berujung pada hal yang tidak diinginkan.

Seperti kasus yang baru-baru ini terjadi, yang diunggah oleh akun Tiktok @rismasf10 pada tanggal 22 Oktober 2023. Dalam video yang diunggah tersebut, terdengar suara seorang wanita yang tengah marah-marah dan menangis di dalam KRL. Diduga, wanita tersebut ternyata seorang ibu hamil yang sedang memarahi seorang penumpang yang dengan sengaja telah memvideo dan memotret ibu hamil tersebut dan dibagikan ke group chat nya bersama teman-temannya. Penumpang tersebut menertawakan dan mencemooh penampilan ibu hamil tersebut melalui chat bersama dengan teman-temannya. Hal tersebut membuat kemarahan sang ibu hamil meledak dan tidak terima karena penampilannya sudah dijadikan bahan candaan oleh orang lain.

Baca Juga  Dalami Industri Migas Mahasiswa IATMI SM ITB Kunjungi PPSDM Migas

Video ibu hamil yang marah-marah tersebut telah ditonton oleh banyak orang, sehingga menarik perhatian netizen. Setelah itu, karena videonya telah banyak ditonton, ibu hamil tersebut melakukan klarifikasi dengan memberikan penjelasan melalui DM kepada akun @rismasf10. Dia menceritakan bahwa ada seorang penumpang perempuan yang menggunakan pakaian agamis tengah memvideo dan memfoto dirinya karena pakaiannya yang terbuka. Setelah itu, foto dan video tersebut dibagikan kepada teman-temannya melalui group chat WA dan ibu hamil tersebut melihat bahwa dia sedang dicemooh karena penampilannya, padahal hal tersebut merupakan hal yang privasi. Hal tersebut yang membuat ia marah hingga menangis histeris, hingga mengalami kram perut hebat yang menyebabkan ia pun keguguran saat turun dari KRL.

Kasus lain akibat kurang bijaknya memanfaatkan telepon genggam juga banyak terjadi, seperti halnya banyak public figure yang memilih mengakhiri hidupnya padahal mereka sedang berada di puncak karir mereka. Penyebab nya karena mereka terlalu sering menerima komentar negatif di media sosialnya dari pengguna media sosial lain yang berdampak pada kondisi psikis mereka. Hal tersebut terjadi lantaran banyaknya warganet yang dengan seenaknya memberikan komentar jahat pada kolom media sosial mereka. Kasus-kasus diatas hanya segelintir contoh yang dapat saya sebutkan dari banyaknya kasus yang terjadi. Oleh karena itu, sebagai manusia dan warganet yang baik hendaknya kita mengetahui cara mengoperasikan telepon genggam atau hp dengan baik.

Etika juga diperlukan saat kita menggunakan telepon genggam. Banyak cara yang dapat dilakukan seperti, tidak membuat hoax dan membagikannya di media sosial yang dapat dilihat oleh Masyarakat luas, tidak dengan sengaja mengambil foto dan video orang lain tanpa seizinnya dan membagikannya kepada orang lain menggunakan kata-kata yang tidak pantas, tidak memberikan komentar jahat pada kolom komentar media sosial orang lain. Tidak hanya itu, cara lain seperti, tidak meninggikan suara di tempat umum saat sedang menerima telepon, menyimpan hp saat ada orang lain yang sedang berbicara, serta tidak menggunakan hp saat sedang mengemudi. Cara-cara tersebut mudah untuk dilakukan, akan tetapi belum banyak yang bisa menerapkan hal tersebut pada kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menerapkan etika bermain hp dan media sosial dengan baik dan benar mulai sekarang.

Baca Juga  Mahasiswa Manajemen Hutan IPB University Melakukan Penyuluhan Kehutanan

Oleh : Athilah Ramadhani, Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Malang.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *