Pentingkah Musik dalam Sebuah Pembelajaran?

berita17 Dilihat

Oleh: Puja Tri Laksono, Dr. Eka Titi Andaryani, S. Pd., M. Pd.
Mahasiswa PGSD FIPP Universitas Negeri Semarang, Dosen PGSD FIPP Universitas Negeri Semarang

Tentu kita sudah tidak asing dengan yang namanya musik. Dimanapun kita berada, rasanya musik seperti sudah melekat pada diri kita. Bahkan ketika kita bermain gawai pun pasti terdapat musik meski hanya instrumen saja. Pada tahun 2019 kemarin, dunia digemparkan oleh adanya sebuah pandemi Covid yang mengakibatkan berbagai sektor bidang mengalami hambatan yang mana juga mempengaruhi di bidang pendidikan. Di Indonesia sendiri, pandemi mulai terasa efeknya ketika tahun 2020 yang mana mulai muncul kasus menular yang saat itu langsung mempengaruhi dampak pariwisata. Seiring berjalannya waktu mulailah menular ke dalam dunia pendidikan yang mengakibatkan pembelajaran secara tatap muka sulit dilaksanakan sehingga dilaksanakanlah secara daring. Oleh karena itu, pembelajaran yang dilakukan harus lebih interaktif agar dapat menarik minat peserta didik, salah satunya dengan penggunaan musik dalam pembelajaran. Memasukkannya unsur musik ke dalam pembelajaran akan membawa suasana baru sehingga peserta didik tidak cepat merasa bosan.

Mengapa harus musik? Di dalam sebuah pembelajaran terjadi sebuah pertukaran informasi antara pendidik dan peserta didik yang disebut juga sebagai proses transfer ilmu. Musik adalah salah satu media dalam menyampaikan sebuah pesan sehingga disinilah peran musik dalam pembelajaran dalam membantu proses mentransfer ilmu tersebut. Meski musik sendiri masih sering dipandang sebelah mata oleh banyak orang karena dianggap hanya untuk sebagai hiburan saja. Namun jangan salah, seni musik juga memegang peranan penting dalam pendidikan, khususnya pada tingkat dasar. Musik bukan hanya tentang melodi dan nada, itu juga mengembangkan berbagai aspek kognitif dan emosional anak. Jika musik dimasukkan dengan baik ke dalam kurikulum, itu dapat sangat membantu perkembangan akademik dan kreatif peserta didik.

Baca Juga  Politik Abad ke-21: Antara Kemajuan dan Kontroversi

Musik dapat meningkatkan kemampuan mendengarkan anak, konsentrasi, dan koordinasi motorik mereka. Dengan mempelajari musik, anak-anak mengembangkan pemahaman tentang pola, ritme, dan struktur, yang merupakan dasar pemahaman matematika dan bahasa. Tak hanya itu, musik juga dapat menjadi sebuah wadah ekspresi diri, membantu mengatasi stres, dan membangun rasa percaya diri pada anak.

Selain manfaat pribadi, musik mendorong kerja sama dan interaksi sosial. Memainkan musik secara berkelompok memerlukan sinkronisasi, kepercayaan, dan koordinasi antar anggota. Hal ini mengajarkan anak pentingnya kerja sama dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Alasan lain mengapa musik juga penting diterapkannya dalam sebuah pembelajaran.

1. Perkembangan Otak Anak
Belajar musik di usia dini dapat merangsang perkembangan otak anak, terutama dalam hal koordinasi motorik, kognitif, dan kemampuan bahasa serta dalam hal meningkatkan daya ingat anak. Bahkan mungkin saja dengan melalui musik anak juga dapat menumbuhkan bakat dan minat terhadap bidang musik itu sendiri.

2. Peningkatan Kemampuan Matematika
Pembelajaran musik dengan peningkatan kemampuan matematika pada anak-anak, khususnya dalam memahami konsep-konsep abstrak dan pola. Misalnya dengan musik tersebut dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal bilangan. Dengan musik pula dapat meningkatkan konsentrasi peserta didik sehingga memudahkan dalam pemecahan masalah matematis.

3. Pengaruh Emosional dan Psikologis
Musik memiliki efek emosional dan psikologis yang dapat mempengaruhi suasana hati dan emosi anak-anak, menciptakan lingkungan belajar yang positif dan memotivasi peserta didik menjadikannya bergairah dalam belajar dan menimbulkan perasaan senang saat belajar.

4. Kolaborasi dan Komunikasi
Aktivitas musik yang melibatkan kolaborasi antar peserta didik membangun keterampilan komunikasi, kerja tim, dan rasa tanggung jawab, penting dalam pembentukan karakter.

Baca Juga  Penelitian Dosen Spesialis Medikal ; Rebusan Daun Salam Efektif Menurunkan Tekanan Darah Hipertensi

5. Ekspresi Diri dan Kreativitas
Musik menjadi media sebagai sarana mengekspresikan diri sang anak. Misalnya dengan bernyanyi, bernyanyi dapat menjadi media dalam mengekspresikan perasaan anak dari mulai bahagia, senang, sedih, dan lainnya serta dengan bernyanyi dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan indah. Melalui pemberian tugas yang berkaitan dengan musik, anak juga dapat menciptakan dan menumbuhkan kreativitasnya, dari penyusunan lirik, rima hingga irama.

Dengan mengintegrasikan musik ke dalam pembelajaran sekolah dasar, ini membuka kesempatan untuk mengembangkan kreativitas anak. Mereka dapat mengekspresikan diri, mengembangkan imajinasi, dan menemukan minat baru. Musik juga membantu membangun karakter dengan mengajarkan nilai-nilai seperti disiplin, kesabaran dan penghargaan terhadap keanekaragaman budaya juga dapat melatih rasa nasionalisme pada anak dengan menyanyikan lagu nasional setiap paginya sebelum memulai kelas.

Oleh karena itu, tidak dapat dipungkiri bahwa musik mempunyai peranan yang sangat penting dalam lingkungan belajar. Menjadikan musik sebagai bagian integral dari kurikulum akan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak secara keseluruhan, menciptakan generasi yang lebih kreatif, tangguh, dan kompetitif. Selain itu juga dapat memberikan suasana lingkungan baru di kelas agar membuat menarik pembelajaran.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *