Money Politic Pada Saat Pemilu

Oleh : Hanania Adinda Azufi, Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB

JurnalPost.com – Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) politik uang atau money politic adalah suap atau uang sogok. Fenomena kasus politik uang saat masa Pemilihan Umum kerap terjadi. Pasalnya banyak sekali calon legislatif yang melakukan money politic dalam mencari suara kepada masyarakat.Terbukti pada tahun 2019 adanya 262 kasus politik uang yang terjadi dengan 197 kasus dilaporkan oleh masyarakat.

Tingginya praktik politik uang saat kampanye didukung dengan rendahnya pemahaman SDM (Sumber Daya Manusia) Di Indonesia terkait hal tersebut. Berdasarkan hasil survei dari LSI (Lembaga Survei Indonesia) tahun 2019, hampir sebanyak 48 persen masyarakat beranggapan jika politik uang hal yang biasa. Politik uang pada Pemilu 2024 pun juga masih kerap terjadi khususnya pada daerah-daerah pelosok yang masyarakatnya masih mudah untuk dikelabui. Politik uang pada Pemilu 2024 pun juga masih kerap terjadi khususnya pada daerah-daerah pelosok yang masyarakatnya masih mudah untuk dikelabui. Akal-akalan dari politik uang semakin menjadi-jadi yang dimana beberapa kali ditemukan dengan alibi tebus minyak murah, tebus sembako murah, pembagian kaos, pembagian sembako. Hal tersebut juga merupakan tindak suap dalam kegiatan kampanye.

Larangan politik uang sendiri tertera pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 93 huruf (e), yakni mencegah terjadinya praktik politik uang. Sehingga perlu adanya ketegasan untuk menindaklanjuti pelanggaran-pelanggaran politik uang.

Pemikiran Masyarakat
Pemikiran masyarakat sangat berpengaruh bagi berjalannya politik uang. Masyarakat Indonesia selalu mengedepankan tentang uang bahkan memilih calon legislatif berdasarkan berapa jumlah uang terbanyak yang diberikan. Pantas saja jika Indonesia tidak menjadi negara yang maju, banyak sekali demonstrasi-demonstrasi yang kontra terhadap pemerintah saat masa jabatan tetapi bertolak belakang ketika masa Pemilu.

Baca Juga  Tantangan dan Solusi Mewujudkan Transportasi Berkelanjutan di Indonesia

Mindset masyarakat Indonesia yang lainnya yakni selalu beranggapan “siapapun yang memenangi pemilihan legislatif kedepannya tetap cari makan sendiri.” Mindset kuno tersebut yang harus diubah oleh masyarakat Indonesia. Karena, nantinya yang akan menentukan kebijakan-kebijakan yang sangat berpengaruh bagi masyarakat salah satunya adalah para legislatif.

Perubahan Pemikiran Masyarakat

Solusi atas budaya pola pikir masyarakat yang salah dalam menanggapi politik uang adalah perlu adanya revolusi mindset. Peran penting pada revolusi ini berada pada tangan pemuda yang lebih mengerti dan memiliki akses lebih luas untuk menjangkau pengetahuan. Para pemuda perlu secara aktif untuk menyuarakan penolakan adanya kampanye politik uang baik itu secara luas maupun dalam lingkup masyarakatnya sendiri.

Pada dasarnya yang masih memiliki budaya mindset kuno terkait politik uang adalah pada kalangan orang tua, pola pikir yang masih sama dengan zamannya yang seharusnya perlu adanya perubahan dalam pola pikir untuk menyesuaikan zaman. Sehingga peran pemuda amat sangat diperlukan untuk secara persuasif memberikan pemahaman serta nasihat lebih kepada para orang tua. Tak hanya itu, peran pemuda juga penting untuk bijak dan berani dalam melaporkan kasus politik uang yang marak saat adanya Pemilu. Kesadaran diri juga sangat diperlukan dalam perubahan mindset budaya politik uang. Ketika revolusi mindset ini berjalan dengan baik, maka akan dapat memberikan sesuatu yang berbeda pada proses kampanye.

Revolusi Mindset Masyarakat

Solusi atas budaya pola pikir masyarakat yang salah dalam menanggapi politik uang adalah perlu adanya revolusi mindset. Peran penting pada revolusi ini berada pada tangan pemuda yang lebih mengerti dan memiliki akses lebih luas untuk menjangkau pengetahuan. Para pemuda perlu secara aktif untuk menyuarakan penolakan adanya kampanye politik uang baik itu secara luas maupun dalam lingkup masyarakatnya sendiri.

Baca Juga  Santri Trensains Angkatan IX Goldilocks Serahkan Wakaf 120 Juta Untuk Pondok

Pada dasarnya yang masih memiliki budaya mindset kuno terkait politik uang adalah pada kalangan orang tua, pola pikir yang masih sama dengan zamannya yang seharusnya perlu adanya perubahan dalam pola pikir untuk menyesuaikan zaman. Sehingga peran pemuda amat sangat diperlukan untuk secara persuasif memberikan pemahaman serta nasihat lebih kepada para orang tua. Tak hanya itu, peran pemuda juga penting untuk bijak dan berani dalam melaporkan kasus politik uang yang marak saat adanya Pemilu.

Memulai Sebuah Perubahan

Pada saat kampanye berlangsung pastinya akan banyak para calon legislatif yang akan mengunjungi masyarakat untuk memilih mereka. Maka pada saat itulah masyarakat perlu paham bahwa yang terpenting adalah gagasan, visi, misi, serta program kerja untuk kedepannya. Masyarakat juga berhak untuk menolak serta melaporkan apabila terjadinya politik uang saat kampanye berlangsung.

Pentingnya masyarakat untuk bijak dalam menyikapi kasus politik uang. Marilah menjaga kestabilan politik saat Pemilu, dengan memulai perubahan dan bijak menyikapi kampanye politik uang. Ketika perubahan tersebut terjadi secara serentak, maka Indonesia menjadi negara maju bukan hanya menjadi angan-angan saja karena masyarakatnya sudah dapat bijak dalam memilih pemimpin dan jajaran yang visinya sangat baik untuk Indonesia di masa mendatang.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *