Menjelajahi Warisan Bumi: SMK YPF Kunjungi Museum Geologi Bandung

Penulis: Ardi Afriansyah

Bandung, JurnalPost.com – Pada hari Minggu yang cerah ini, kelas X Jurusan Kimia Analis dari SMK Yayasan Pendidikan Farmasi (YPF) memulai petualangan ilmiah mereka dengan mengunjungi Museum Geologi Bandung (18/02/2024). Kunjungan ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah upaya mendalam untuk memahami warisan bumi yang telah terkumpul selama berabad-abad di Museum Geologi yang terletak di Jalan Diponegoro Nomor 57, Cihaur Geulis, Kota Bandung.

Sebagai bagian dari pembelajaran mata pelajaran sejarah, kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang geologi Indonesia serta memperkaya pengetahuan siswa mengenai kekayaan alam yang dimiliki negeri ini. Museum Geologi Bandung dikenal sebagai tempat yang menyimpan berbagai koleksi berharga, mulai dari fosil, batuan, hingga mineral, yang telah dikumpulkan sejak tahun 1850 melalui kerja lapangan di seluruh Indonesia.

Museum Geologi Bandung memiliki arsitektur yang menarik, terdiri dari bangunan dua lantai dengan beberapa ruangan di masing-masingnya. Lantai pertama menjadi fokus utama para pengunjung, terbagi menjadi tiga ruangan utama yang menampilkan berbagai informasi yang menarik.

Di ruang orientasi, pengunjung disajikan dengan peta geografi Indonesia dalam bentuk relief yang menampilkan aktivitas geologi dalam animasi menarik. Sementara itu, ruang sayap barat menawarkan informasi tentang hipotesis terjadinya bumi, serta keadaan geologi di pulau-pulau besar Indonesia. Ruangan ini juga dikenal sebagai Ruang Geologi Indonesia. Di sini, para siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang struktur bumi yang kaya akan gunung api aktif, termasuk informasi tentang gunung-gunung api yang ada di Indonesia.

Tak kalah menarik, ruang sayap timur menampilkan informasi sejarah perkembangan makhluk hidup dari masa primitif hingga modern. Di dalam ruangan ini, siswa dapat menjelajahi koleksi fosil tengkorak manusia purba yang ditemukan di Indonesia, serta artefak yang menggambarkan perkembangan budaya di berbagai zaman. Juga dilengkapi dengan adanya beberapa jenis tumbuhan bersel-tunggal hingga fosil-fosil hewan dan dinosaurus Tyrannosaurus Rex Osbor.

Baca Juga  Temu Kangen, KPJ Pangkep Bagikan Parsel Lebaran Untuk Kaum Dhuafa di Pangkep

Menurut Bapak Ardi, guru mata pelajaran sejarah yang mendampingi siswa dalam kunjungan ini, “Kunjungan ini bukan sekedar melihat-lihat artefak dan koleksi geologi. Ini adalah kesempatan langka bagi para siswa untuk mengalami langsung kekayaan geologi Indonesia dan memahami sejarah bumi kita secara lebih mendalam. Harapannya, pengalaman ini akan menginspirasi mereka untuk lebih peduli dan menjaga lingkungan di masa depan.”

Kunjungan ini juga memberikan kesempatan bagi para siswa untuk berinteraksi langsung dengan para ahli geologi yang bertugas di Museum Geologi Bandung. Para ahli ini dengan senang hati menjawab pertanyaan-pertanyaan siswa dan berbagi pengetahuan serta pengalaman mereka dalam bidang geologi.

Kunjungan ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi para siswa, tetapi juga memperkuat semangat mereka dalam belajar dan menjelajahi dunia ilmu pengetahuan. Setelah menjelajahi setiap ruangan dan mengamati dengan seksama koleksi-koleksi yang dipajang, para siswa meninggalkan Museum Geologi Bandung dengan hati yang penuh dengan inspirasi dan pengetahuan baru.

Setiap sudut museum menjadi sumber inspirasi bagi siswa. Mereka tidak hanya belajar dari teori yang diajarkan di kelas, melainkan juga merasakan langsung keindahan dan kompleksitas bumi yang menjadi warisan kita. Bukan hanya sebagai destinasi wisata, Museum Geologi Bandung menjadi wahana pendidikan yang memperkaya pengetahuan siswa. Mereka pulang dengan rasa kagum yang mendalam akan keajaiban alam dan bertekad untuk menjadi agen perubahan bagi lingkungan sekitarnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *